Sekolah

Sekolah

MediaMU.COM

Jul 21, 2024
Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang
Breaking
SMK MODELS Luncurkan Water Station, Inovasi Pengendali Sampah Plastik di Sekolah Tim Tari SMP Muhdasa Yogya Semarakkan Puncak Milad NA ke-96 Siap Jadi Content Creator, Lulusan SMP/MTs se-DIY Ikuti Workshop SMK Muhammadiyah 1 Yogya Mendunia! SMA Muhammadiyah 2 Yogya Bertukar Siswa Virtual dengan SMA di Taiwan Rayakan Kelulusan dan Pelepasan Siswa, SMP Muhdasa Yogya Gelar Haflah Akhirussanah Alhamdulillah Berkah Iduladha, Siswa Mubaligh Hijrah SMA Muha Safari Qurban di Samigaluh Unisa Gandeng SMP Muhdasa Yogya Bentuk PIK-R, Siapkan Perencanaan Hidup Remaja SMA Muhammadiyah Al Mujahidin Raih Capaian Gemilang dalam SNBT 2024 Class Meeting SMP Muhdasa Yogya Jadi Ajang Jalin Ukhuwah dan Pelepas Penat Para Siswa Satu-satunya di DIY, SMK Muhammadiyah 3 Yogya Sukses Konversi Motor Listrik Tingkatkan Motivasi Guru dan Tendik, SMP Muhdasa Yogya Gelar Stadium General SD 2 Muhammadiyah Kota Langsa Lakukan Field Trip, Belajar Hidroponik Untuk Masa Depan SMP Muhdasa Yogya Gelar Raker, Siap Bersinergi Tingkatkan Mutu Pendidikan Tingkatkan Kompetensi Guru, SMP Muhdasa Gelar Webinar Penyusunan Modul Ajar SMP Muhdasa Yogyakarta Gelar Rapat Koordinasi LPJ Program   Luar Biasa! Drumband SD Muhammadiyah Karangtengah Borong Piala di Lomba Marching Band Tak Nyangka! Pertama Kali Ikut Lomba, Siswa SMA Muha ini Langsung Juara 1! Siap Bersaing di Dunia Kerja, Ratusan Siswa SMK Muhammadiyah 1 Yogya Resmi Wisuda Mendunia! Siswa SMA Muhammadiyah 2 Yogya Ikuti Short Course di Jepang Rayakan Kelulusan, Siswa SMA Muhammadiyah 2 Yogya Berbagi Sembako ke Masyarakat Semugih

Satu-satunya di DIY, SMK Muhammadiyah 3 Yogya Sukses Konversi Motor Listrik

Foto: Dok. Suara Jogja

YOGYA - SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta (MUGA) sukses melakukan konversi sepeda motor plat merah dari berbahan bakar bensin menjadi listrik. Sekaligus juga melakukan serah terima motor listrik hasil konversi kepada Dinas ESDM DIY. 

Program konversi ini berasal dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Dinas ESDM DIY yang mulai melakukan konversi sepeda motor plat merah ke motor listrik. Bekerjasama dengan SMK yang memiliki jurusan teknik mesin dan elektro. 

Program ini diterapkan berdasarkan PermenESDM RI No. 13/2023 tentang perubahan atas PermenESDM RI No. 3/2023 tentang Pedoman Umum Bantuan Pemerintah dalam Program Konversi Sepeda Motor dengan Penggerak Motor Bakar Menjadi Sepeda Motor Berbasis Baterai.

Program ini diluncurkan pemerintah pada tahun lalu tersebut. SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta jadi satu-satunya SMK di Yogya yang ditunjuk untuk program konversi ini dan mendapatkan bantuan subsidi sekitar 10 juta dari pemerintah. 

Tercatat, ada sebanyak 40 motor milik beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sejak tiga bulan terakhir sudah dirakit menjadi motor listrik.

"Proses konversi motor plat merah ini memakan waktu sekitar 2-3 hari per unit, tergantung dari kondisi motornya," ujar Kepala SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta, Kustejo, S.Pd.I., M.Pd. saat serah terima sepeda motor listrik dan Teaching Factory Konversi Sepeda Motor Listrik di Yogyakarta, Selasa (11/6).

Konversi sepeda motor plat merah tersebut dilakukan para siswa di tiga jurusan keahlian. Seperti Teknik Sepeda Motor (SPM), Teknik Mesin dan Kelistrikan. Semua pengerjaannya dilakukan para siswa dari tiga jurusan tersebut.

"Tidak ada jenis sepeda motor khusus yang disarankan dikonversi ke motor listrik, semua bisa dilakukan konversi, baik sepeda motor baik bebek maupun matic," jelasnya.

Sekolah diminta melayani konversi 1.000 kendaraan roda dua dari Yogyakarta pada tahun ini. Dengan catatan jenis sepeda motor yang dikonversi merupakan keluaran terbaru.

Adapun, satu unit motor listrik dilengkapi dengan satu baterai dengan daya yang bisa bertahan selama tiga jam. Dengan daya itu, motor listrik ini bisa menempuh jarak hingga sekitar 80 kilometer. 

Sementara itu, salah seorang siswa kelas XI SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta, Hansya Raisya mengaku jika mereka sudah mengonversi 40-an motor bertenaga bensin menjadi motor listrik ramah lingkungan. Dijelaskan kalau proses konversi motor listrik diawali mesin bensin dan semua komponen terkaitnya harus dilepas dari rangka motor.

"Kemudian motor listrik, baterai, dan controller dipasang pada rangka motor. Sistem kelistrikan motor harus dimodifikasi agar kompatibel dengan komponen baru. Setelah semua komponen terpasang, motor harus diuji coba untuk memastikan fungsinya," ujarnya.

Melihat kesuksesan konversi motor listrik ini, Ketua Majelis Dikdasmen dan Pendidikan Nonformal PP Muhammadiyah, Didik Suhardi, Ph.D mengapresiasi usaha dari SMK Muga dalam proses konversi. Serta memuji upaya Dinas ESDM DIY yang menggandeng sekolah-sekolah Muhammadiyah dalam mengkonversi kendaraan listrik.

Menurutnya, kebijakan ini dalam rangka mendukung transisi energi menuju masa depan yang lebih ramah lingkungan.

"Kami berharap selain ESDM, Kemendikbud juga ikut berperan agar para siswa bisa mengerjakan konversi motor listrik secara massal," ungkapnya.

Dengan terlibatnya Muhammadiyah dalam program ini, Didik berharap adanya Badan Usaha Milik Muhammadiyah (BUMM) yang bisa mengkonsolidasikan hasil-hasil konversi motor listrik. Sehingga, bisa diproduksi secara massal untuk umum, tidak hanya motor dinas saja. 

"Kalau sekarang 'kan baru plat merah, ini sebagai motornya. Memberi contoh agar masyarakat juga bisa melakukan konversi. Ini sangat relevan dengan program pemerintah untuk mempercepat kendaraan listrik," paparnya. (*) 

Comment

Your email address will not be published

There are no comments here yet
Be the first to comment here