Ratusan Siswa SMA Muhammadiyah 2 Yogya Ikuti Kemah Kolaborasi dan Gelar P5: Kuatkan Profil Pelajar Pancasila dan Muhammadiyah
YOGYA – SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta (MUHA) secara konsisten terus membangun kebersamaan dan kekompakan peserta didiknya. Terbaru, mereka mengadakan Kemah Ekstrakurikuler sekaligus Gelar P5 (Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) untuk sekitar 350 siswa kelas X di Banyu Sumilir, Sleman., pada
Ini merupakan kegiatan tahunan yang diadakan oleh SMA MUHA dan tahun ini adalah yang pertama kalinya kemah ekstrakurikuler berkolaborasi dengan Gelar P5. Sesuai tujuannya, kegiatan ini Tujuan utama bagaimana kegiatan tersebut mampu menguatkan karakter profil pelajar berkemajuan dan pancasila.
“Bagi pelajar Muhammadiyah bukan hanya sekadar profil Pancasila, tetapi juga mengintegrasikan nilai Al Islam dan kemuhammadiyahan,” kata Kepala SMA MUHA, Hj. Retno Sumirat, M.Pd.
Dengan berada di luar, peserta didik mendapatkan pengalaman lebih di lapangan untuk menguatkan karakter Pancasila dan Al Islam Kemuhammadiyahan. Seperti dapat mengimplementasi gotong royong dan kebersamaannya, bagaimana mereka bisa mandiri dan sederhana tanpa bantuan dari orang tua dan sekolah supaya mereka maksimal di dalam kegiatan ini.
Kegiatan pada Kemah Ekstrakurikuler ini berupa penguatan dan penilaian dari ekstrakuriruler, gelar karya P5, lomba – lomba macam kebersihan (pemilahan sampah organik non organik) dan lomba memasak nasi goreng, serta ditutup dengan outbond senam dan beragam permainan.
Dalam pelaksanaanya, sekolah merancang kegiatan dengan pembentukan tim, lalu menunjuk guru pendamping yang perjuangannya luar biasa dalam kegiatan kemah dan gelar P5
Dalam kegiatan ini, terdapat beberapa ketentuan, seperti tidak boleh menyewa. Lalu peserta didik mampu membawa dua tema, yaitu gaya hidup berkelanjutan (bisa menggunakan barang bekas) dan kearifan lokal.
Kearifan lokal di sini, artinya budaya Jogja diangkat dalam berbagai kegiatan dan ditampilkan. Dengan mengintegrasikan nilai Al Islam dan Kemuhammadiyahan. Sekolah ingin menghargai seni dan mengangkat budaya menghormati adat yang berlaku dengan menyisipkan nilai – nilai Al Islam dan Kemuhammadiyahan
“Kami memberi pengalaman nyata ke peserta didik apa yang mereka dapatkan selama dua hari ini. Kami bangga dan bersyukur ternyata yang ditampilkan di luar ekspektasi,” ujar Agus Winoto, M.S.I., Wakil Kepala SMA MUHA Bidang Kesiswaan.
Usai kegiatan Kemah Ekstrakurikuler dan Gelar P5, peserta didik diharapkan dapat mengimplementasikan hal – hal yang didapat dengan berbagai kegiatan ekstrakurikuler. Seperti Kepanduan Hizbul Wathan untuk memupuk kemandirian dan kerja sama teman - teman.
Lalu, Peleton Inti, yakni pasukan Bhaskara Utama diwujudkan dalam kebersamaan dan kekompakan, sebab tanpa hal itu akan mengacaukan baris berbaris. Kemudian, Tapak suci yang mengandalkan kekuatan personal dalam mengolah tubuh supaya sehat dan membentengi diri, serta terdapat nilai seni yang merefleksikan kekuatan diri di dalam siswa.
“Siswa SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta menunjukkan bahwa mereka benar benar memiliki karakter. profil pelajar Pancasila dan Berkemajuan,” ujar Agus.
Kegiatan ini tidak hanya ditujukan untuk kelas 10 saja. Pekan depan juga akan digelar untuk 270 siswa kelas XI atau Fase F di Watu Mabur, Imogiri, Bantul dengan tema kebhinekaan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow