Build Positive Service Perkuat Sinergi GTK SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta

Build Positive Service Perkuat Sinergi GTK SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta

Smallest Font
Largest Font

SLEMAN — SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta (SMA Muhi) menggelar program Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) bagi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) sebagai bagian dari penguatan kapasitas pada Tahun Pelajaran 2026/2027. Mengusung tema "Build Positive Service: Sinergi Mewujudkan GTK Berkemajuan Melalui Excellent Service, Kepemimpinan Adaptif, dan Budaya Berkinerja Tinggi", pelatihan ini berlangsung di Hotel Grand Keisha, Depok, Sleman, dalam dua sesi, yakni Sabtu (18/7) untuk tenaga kependidikan dan Ahad (19/7) bagi para guru.

Pelatihan berlangsung dalam suasana yang interaktif, komunikatif, dan penuh semangat. Para peserta mengikuti berbagai aktivitas yang dirancang untuk memperkuat kolaborasi, kepemimpinan, serta budaya pelayanan yang unggul. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis SMA Muhi sebagai Sekolah Unggul Garuda Transformasi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sebagai fondasi utama layanan pendidikan yang berdaya saing global.

Beragam materi disampaikan secara aplikatif melalui diskusi, simulasi, studi kasus, permainan edukatif, refleksi, hingga praktik langsung. Salah satu sesi yang mendapat antusiasme tinggi adalah pelatihan excellent service melalui simulasi menghadapi tamu, orang tua, dan peserta didik. Dalam sesi tersebut, peserta dilatih memberikan pelayanan yang ramah, cepat, tepat, komunikatif, dan solutif sebagai bagian dari budaya sekolah yang berorientasi pada kepuasan seluruh pemangku kepentingan.

Khusus bagi para guru, pelatihan juga menitikberatkan pada penciptaan pembelajaran yang menyenangkan, kreatif, interaktif, dan dirindukan peserta didik. Melalui pendekatan tersebut, proses belajar diharapkan tidak sekadar menjadi ruang transfer pengetahuan, tetapi juga wahana untuk menumbuhkan motivasi belajar dan membentuk karakter siswa. Berbagai materi yang diberikan semakin menegaskan bahwa kualitas pelayanan dan kualitas pembelajaran merupakan dua aspek yang saling melengkapi dalam membangun sekolah unggul.

Selain penguatan kompetensi profesional, pelatihan ini juga menghadirkan sesi kebugaran massa otot yang dipandu secara profesional. Peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya menjaga kesehatan fisik sebagai modal utama dalam menjalankan tugas secara optimal. Melalui latihan sederhana namun efektif, guru dan tenaga kependidikan diajak menjaga kekuatan otot, postur tubuh, serta kebugaran agar tetap produktif dan terhindar dari gangguan kesehatan akibat aktivitas kerja yang padat.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta, Drs. H. Herynugroho, M.Pd., menegaskan bahwa pengembangan sumber daya manusia memiliki peran yang sangat strategis, terlebih bagi SMA Muhi yang kini mengemban amanah sebagai Sekolah Unggul Garuda Transformasi.

Menurutnya, keberhasilan sebuah sekolah tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan sarana prasarana maupun kurikulum, tetapi terutama oleh kualitas guru dan tenaga kependidikan yang terus berkembang, mampu beradaptasi dengan perubahan, serta memiliki semangat melayani sepenuh hati.

"Dunia pendidikan bergerak sangat cepat. Karena itu, setiap insan pendidikan harus menjadi pembelajar sepanjang hayat, terbuka terhadap inovasi, dan mampu memberikan pengalaman terbaik bagi setiap murid. SDM yang unggul, profesional, adaptif, dan berintegritas merupakan fondasi utama agar sekolah mampu mempertahankan kualitas sekaligus menjawab tantangan pendidikan di masa depan," ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa tidak sedikit sekolah yang dahulu menjadi favorit, namun mengalami penurunan peminat karena gagal mengikuti perkembangan zaman. Oleh sebab itu, seluruh guru dan tenaga kependidikan di SMA Muhi diharapkan tidak cepat berpuas diri atas berbagai capaian yang telah diraih.

Menurut Herynugroho, SMA Muhi saat ini telah berada pada jalur yang tepat melalui berbagai inovasi, peningkatan kualitas layanan, penguatan budaya kerja, serta transformasi sebagai Sekolah Unggul Garuda. Namun, capaian tersebut harus terus dijaga melalui semangat kolaborasi, pelayanan prima, dan inovasi yang berkelanjutan.

Ia berharap seluruh GTK mampu mengimplementasikan hasil pelatihan dalam tugas sehari-hari sehingga SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta semakin dipercaya masyarakat sebagai sekolah yang unggul, humanis, adaptif, serta mampu melahirkan generasi pemimpin masa depan yang berkarakter, berprestasi, dan berdaya saing global.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow