Baitul Arqam SMK Muhammadiyah Wonosari Perkuat Ideologi dan Karakter Guru-Tendik

Baitul Arqam SMK Muhammadiyah Wonosari Perkuat Ideologi dan Karakter Guru-Tendik

Smallest Font
Largest Font

SLEMAN — SMK Muhammadiyah Wonosari menyelenggarakan kegiatan Baitul Arqam Tahun Pelajaran 2025/2026 di BBPPMPV Seni dan Budaya DIY, Ngaglik, Sleman, Jumat–Sabtu (16–17/1). Kegiatan ini menjadi ikhtiar penguatan ideologi Muhammadiyah, spiritualitas, serta semangat kebersamaan bagi guru dan tenaga kependidikan di lingkungan sekolah.

Mengusung tema “Dari Tugas ke Pengabdian, Menumbuhkan Semangat Kebersamaan”, Baitul Arqam diikuti oleh seluruh pendidik dan tenaga kependidikan SMK Muhammadiyah Wonosari. Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala SMK Muhammadiyah Wonosari, Hj. Athun Fathonah Kurniasari, S.Pd.I., yang menegaskan pentingnya Baitul Arqam sebagai ruang refleksi dan penguatan nilai bagi insan pendidik Muhammadiyah.

“Baitul Arqam bukan sekadar agenda rutin, tetapi momentum untuk menyegarkan kembali niat, meningkatkan militansi, serta memperkuat peran guru dan karyawan sebagai teladan di lingkungan sekolah dan persyarikatan,” ujarnya.

Sambutan juga disampaikan oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gunungkidul, Drs. H. Sadmonodadi, M.A. yang menekankan bahwa penguatan ideologi Muhammadiyah di lingkungan amal usaha pendidikan menjadi pondasi penting dalam menghadapi tantangan zaman.

“Guru dan karyawan Muhammadiyah harus memiliki kejelasan ideologi, keikhlasan dalam berkhidmat, serta kesiapan berkolaborasi untuk memajukan pendidikan dan persyarikatan,” tegasnya.

Selama dua hari, peserta mengikuti berbagai materi strategis yang disampaikan oleh para narasumber dari unsur persyarikatan dan akademisi seperti Ketua PP Muhammadiyah dr. Agus Taufiqurrahman, Sp.S., M.Kes., Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DI Yogyakarta, Dr. Muh. Ikhwan Ahada, M.A., dan sebagainya. Materi tersebut meliputi Keislaman Berkemajuan, Kepribadian Muhammadiyah, Paham Agama Muhammadiyah, PHIWM, hingga Materi Ideologi dan Muqaddimah Anggaran Dasar Muhammadiyah.

Selain itu, peserta juga mendapatkan pembekalan bertema “Teamwork dan Kolaborasi Lintas Peran di Lingkungan Sekolah”, yang menekankan pentingnya kerja sama dan komunikasi antarunsur sekolah untuk mewujudkan pendidikan yang unggul dan berkemajuan.

Kegiatan Baitul Arqam dikemas secara komprehensif dengan sesi diskusi, refleksi, ibadah berjamaah, serta penguatan spiritual melalui qiyamul lail dan kajian keislaman. Suasana kebersamaan dan kekeluargaan tampak mewarnai seluruh rangkaian acara.

Melalui Baitul Arqam ini, SMK Muhammadiyah Wonosari berharap seluruh guru dan karyawan semakin mantap dalam ber-Muhammadiyah, memiliki integritas, serta mampu mengimplementasikan nilai-nilai Islam Berkemajuan dalam praktik pendidikan sehari-hari.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow