Saat Siswa SMA Muhammadiyah 1 Prambanan Bersimpuh Memohon Restu Orang Tua Hadapi Kelulusan
SLEMAN — Suasana Aula SMA Muhammadiyah 1 Prambanan (MOSHA) berubah syahdu pada Kamis (6/3) sore. Sekolah tersebut menggelar agenda tahunan yang sarat makna, yakni Achievement Motivation Training (AMT) dan doa bersama bagi siswa kelas XII yang akan menghadapi masa kelulusan.
Berbeda dari seminar motivasi pada umumnya, kegiatan ini menghadirkan orang tua untuk duduk berdampingan dengan putra-putri mereka. Tujuannya bukan sekadar memberikan motivasi akademik, tetapi juga membangun jembatan spiritual agar langkah para siswa menuju gerbang kelulusan diliputi restu dan doa orang tua.
Momen paling mengharukan terjadi pada sesi refleksi diri yang dipandu oleh Eka Budi Santosa, S.Sos., M.Pd., M.Ikom., Med., CPR. Dalam suasana yang hening dan penuh penghayatan, para siswa diajak merenungkan kembali perjuangan serta pengorbanan orang tua yang selama ini mungkin luput dari perhatian.
Tak sedikit siswa yang menitikkan air mata ketika menyadari betapa besar kasih sayang yang telah mereka terima. Isak tangis haru pun pecah saat para siswa bersimpuh di hadapan orang tua, memeluk dan memohon maaf secara langsung. Momen ini menjadi pengingat kuat bahwa keberhasilan akademik sejatinya berjalan beriringan dengan bakti kepada orang tua.
Selain penguatan emosional, Eka Budi Santosa juga memberikan bekal motivasi kepada para siswa agar terus menjaga semangat belajar. Ia menekankan bahwa masa depan yang gemilang dimulai dari keberanian memiliki cita-cita besar serta kesungguhan dalam memperjuangkannya sejak hari ini.
Menurutnya, keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih kesuksesan. Yang terpenting adalah memiliki niat yang kuat, tekad yang kokoh, dan keberanian untuk terus bermimpi serta berusaha mewujudkannya. Para siswa pun didorong untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi sebagai langkah penting dalam menjemput masa depan.
“Kami ingin anak-anak menyadari bahwa ilmu yang tinggi tidak akan membawa keberkahan tanpa ridha orang tua. Hari ini menjadi momen untuk menyatukan hati demi masa depan mereka,” ungkap salah satu panitia pelaksana di sela-sela kegiatan.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan secara khusyuk, memohon kelancaran ujian sekaligus keberkahan masa depan bagi para siswa. Acara dilanjutkan dengan salat Magrib berjamaah dan sesi foto bersama yang semakin mempererat silaturahmi antara sekolah, siswa, dan para wali murid.
Melalui kegiatan AMT ini, SMA Muhammadiyah 1 Prambanan kembali menegaskan komitmennya untuk mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter kuat, berbakti kepada orang tua, serta memiliki semangat tinggi dalam menuntut ilmu.
What's Your Reaction?
-
5
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow