BANGKOK — Siswa SMA Muhammadiyah 10 (SMAMIO) GKB Gresik, Jawa Timur, Apriandhika Zhafran Yudianto, meraih medali perak dalam ajang Thailand International Mathematical Olympiad (TIMO) yang digelar di Bangkok, Tailan. Prestasi tersebut menambah daftar capaian sekolah di tingkat internasional.
Apriandhika, siswa kelas XI 3 yang akrab disapa Dhika, sebelumnya mengikuti Heat Round Indonesia, babak penyisihan nasional yang diikuti peserta dari berbagai daerah. Pada tahap itu, ia berhasil meraih medali emas dan lolos ke babak final internasional.
Di Final Round, Dhika bersaing dengan peserta terbaik dari sejumlah negara. Dalam kompetisi tersebut, ia berhasil menunjukkan kemampuan matematika yang baik hingga meraih International Silver Medal.
Kepala SMAMIO GKB Gresik, Ulyatun Nikmah, menyampaikan apresiasi atas capaian siswanya tersebut. Menurutnya, prestasi ini menjadi kebanggaan bagi sekolah, keluarga, dan seluruh civitas akademika.
“Keberhasilan ini tidak lepas dari doa, dukungan, dan pendampingan orang tua serta guru pembina yang telah membimbing dengan penuh dedikasi,” ujarnya dalam laporan redaksi, Jumat (17/4).
Ia menilai capaian tersebut menunjukkan bahwa kerja keras, ketekunan, dan pembinaan yang konsisten mampu mengantarkan siswa meraih prestasi di level internasional.
Sementara itu, Dhika mengatakan konsistensi belajar dan manajemen waktu menjadi faktor penting dalam keberhasilannya. Ia rutin berlatih mengerjakan soal-soal olimpiade, baik secara mandiri maupun bersama pembimbing.
“Konsisten latihan soal, terutama soal-soal olimpiade. Dengan sering berlatih, kita lebih siap menghadapi berbagai tipe soal dan tidak mudah panik,” kata Dhika.
Ia juga berpesan agar pelajar tidak takut melakukan kesalahan saat belajar. Menurutnya, kesalahan justru menjadi bagian dari proses untuk berkembang.
“Kesalahan itu wajar dan justru jadi bahan belajar. Jangan lupa juga selalu berdoa dan yakin dengan kemampuan diri sendiri,” tuturnya.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa pelajar Indonesia mampu bersaing di tingkat global melalui pembinaan akademik yang terarah dan berkelanjutan.