MPLS Ramah SMP Muhammadiyah 2 Kalasan Sukses Cetak Pelajar Islam Berkemajuan dan Cakap Digital

MPLS Ramah SMP Muhammadiyah 2 Kalasan Sukses Cetak Pelajar Islam Berkemajuan dan Cakap Digital

Smallest Font
Largest Font

SLEMAN — SMP Muhammadiyah 2 Kalasan sukses menyelenggarakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun Ajaran 2026/2027 selama lima hari, 13–17 Juli 2026. Mengusung tema "Menjadi Pelajar Islam Berkemajuan: Berkarakter, Berprestasi, dan Cakap Digital", kegiatan ini diikuti 155 murid baru sebagai langkah awal mengenal lingkungan sekolah, budaya belajar, nilai-nilai keislaman, serta membangun karakter sejak memasuki jenjang sekolah menengah pertama.

MPLS Ramah 2026 dirancang sebagai proses adaptasi yang menyenangkan, edukatif, dan bermakna. Berbagai kegiatan disusun untuk memperkuat karakter, wawasan kebangsaan, literasi digital, budaya sekolah, hingga pengembangan potensi diri, sehingga para murid memperoleh pengalaman belajar yang positif sejak hari pertama.

Kepala SMP Muhammadiyah 2 Kalasan, Apung Saepuddin, S.Pd.I., M.S.I., menegaskan bahwa MPLS bukan sekadar agenda pengenalan sekolah, melainkan fondasi dalam membentuk karakter peserta didik.

"MPLS bukan sekadar mengenalkan lingkungan sekolah, tetapi menjadi gerbang awal dalam membentuk karakter murid. Kami ingin setiap murid merasa diterima, dihargai, dan termotivasi untuk berkembang sesuai potensinya. Melalui tema Menjadi Pelajar Islam Berkemajuan: Berkarakter, Berprestasi, dan Cakap Digital, kami berharap seluruh murid tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia, berprestasi, serta bijak memanfaatkan teknologi sebagai sarana belajar dan berkarya," ujarnya.

Pada hari pertama, kegiatan diawali dengan apel pembukaan, dilanjutkan pengenalan guru, tenaga kependidikan, Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), serta budaya sekolah melalui penerapan 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun).

Para murid juga memperoleh materi mengenai profil sekolah, tata tertib, Wawasan Wiyata Mandala, nilai-nilai keislaman, penguatan karakter, hingga etika bermedia digital yang membahas jejak digital, pencegahan hoaks, dan cyberbullying. Seluruh materi dikemas secara interaktif melalui permainan edukatif, refleksi, tadarus Al-Qur'an, dan salat berjamaah.

Memasuki hari kedua, murid mengikuti Senam Anak Indonesia Hebat, latihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) bersama unsur TNI, materi Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, serta pengenalan organisasi IPM sebagai wadah pengembangan kepemimpinan. Kepolisian juga memberikan edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba.

Pada hari yang sama, peserta mengikuti school tour untuk mengenal berbagai fasilitas sekolah, mulai dari perpustakaan, laboratorium IPA, laboratorium komputer, ruang Bimbingan Konseling (BK), UKS, masjid, hingga kantor tata usaha. Kegiatan ditutup dengan penandatanganan Deklarasi Murid Indonesia Hebat.

Hari ketiga difokuskan pada tes diagnostik sebagai pemetaan kemampuan awal peserta didik yang akan menjadi dasar penyusunan strategi pembelajaran selama satu tahun ajaran. Selain itu, murid memperoleh materi mengenai kurikulum, strategi belajar efektif, serta mengikuti berbagai aktivitas kolaboratif yang melatih kreativitas, komunikasi, dan kerja sama. Wali kelas kemudian memfasilitasi sesi refleksi sekaligus memperkuat komitmen sebagai keluarga baru SMP Muhammadiyah 2 Kalasan.

Berbeda dari hari-hari sebelumnya, hari keempat diisi dengan pembelajaran kontekstual melalui pengenalan budaya lokal. Murid mengunjungi Museum Sonobudoyo untuk mengenal sejarah dan budaya Nusantara, kemudian melanjutkan kunjungan ke Museum Muhammadiyah guna mempelajari sejarah perjuangan Persyarikatan Muhammadiyah, nilai-nilai Islam Berkemajuan, serta kontribusinya dalam bidang pendidikan dan kemasyarakatan.

Puncak MPLS Ramah 2026 berlangsung pada hari kelima melalui berbagai kegiatan yang menampilkan kreativitas murid baru. Kegiatan diawali dengan penulisan surat untuk diri sendiri sebagai bentuk refleksi dan harapan selama menempuh pendidikan, dilanjutkan pengenalan berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang tersedia di sekolah.

Suasana semakin semarak melalui Ajang Kreasi Murid Baru yang menampilkan beragam pertunjukan seni, bakat, dan kreativitas dari setiap kelompok peserta.

Ketua Panitia MPLS Tahun Ajaran 2026/2027, Probo Pustopo, S.Sos.I., M.Pd., Gr., menyampaikan rasa syukur atas suksesnya seluruh rangkaian kegiatan.

"Alhamdulillah seluruh rangkaian MPLS Ramah 2026 berjalan dengan lancar berkat kerja sama seluruh panitia, guru, tenaga kependidikan, orang tua, serta semangat luar biasa dari murid-murid baru. Kami berharap pengalaman selama MPLS menjadi bekal awal bagi mereka untuk beradaptasi, membangun karakter positif, serta menumbuhkan rasa bangga menjadi bagian dari keluarga besar SMP Muhammadiyah 2 Kalasan," katanya.

Rangkaian MPLS ditutup dengan Deklarasi Murid Indonesia Hebat, pembagian doorprize, serta prosesi simbolis penyerahan pot bunga dari perwakilan murid baru kepada pihak sekolah. Pot bunga tersebut menjadi simbol komitmen bersama untuk terus menumbuhkan karakter, ilmu pengetahuan, dan prestasi, layaknya tanaman yang dirawat hingga tumbuh dan berkembang dengan baik.

Melalui penyelenggaraan MPLS Ramah Tahun Ajaran 2026/2027, SMP Muhammadiyah 2 Kalasan kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan lingkungan belajar yang aman, ramah, inklusif, dan inspiratif. Sinergi antara sekolah, guru, orang tua, dan murid diharapkan mampu melahirkan generasi Pelajar Islam Berkemajuan yang berkarakter, berprestasi, serta cakap digital sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    2
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow