Terbanyak se-Indonesia, SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta Kirim 89 Peserta ke Olympicad VIII Nasional

Terbanyak se-Indonesia, SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta Kirim 89 Peserta ke Olympicad VIII Nasional

Smallest Font
Largest Font

YOGYAKARTA — SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta (SMA Muhi) kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan mengirimkan kontingen terbanyak dalam ajang Olympicad VIII Nasional. Sebanyak 89 orang diberangkatkan untuk mengikuti kompetisi yang akan digelar di Makassar pada 12–14 Februari 2026.

Jumlah tersebut terdiri atas 78 murid peserta lomba, satu guru peserta, serta 10 guru pendamping. Capaian ini menjadi rekor terbanyak se-Indonesia dalam keikutsertaan Olimpicad Nasional, sekaligus menegaskan posisi SMA Muhi Yogyakarta sebagai salah satu sekolah unggulan Muhammadiyah di tingkat nasional. Kontingen SMA Muhi dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah, Drs. H. Herynugroho, M.Pd.

Olympicad Muhammadiyah merupakan ajang kompetisi akademik dan nonakademik tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Majelis Dikdasmen Pendidikan Nonformal (PNF) Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Kegiatan ini menjadi wadah bagi pelajar Muhammadiyah dari seluruh Indonesia untuk mengembangkan potensi, bakat, dan karakter unggul dalam berbagai bidang, mulai dari sains, matematika, literasi, riset, hingga kompetisi inovatif lainnya. Selain prestasi intelektual, Olympicad juga menanamkan nilai sportivitas, keislaman, dan kepemimpinan sebagai ciri khas kader Muhammadiyah.

Menjelang keberangkatan, SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta menggelar kegiatan pengarahan dan doa bersama pada Senin (9/2) . Kegiatan ini diikuti seluruh peserta, guru pendamping, serta jajaran pimpinan sekolah sebagai bentuk penguatan mental dan spiritual. Selanjutnya, pada Selasa (10/2), kontingen melaksanakan gladi resik guna memastikan kesiapan teknis, kedisiplinan, dan kekompakan tim. Rombongan dijadwalkan bertolak ke Makassar pada Rabu (11/2) dari Bandara Internasional Yogyakarta (YIA), Kulon Progo.

Dalam sambutannya, Kepala SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta, Drs. H. Herynugroho, M.Pd., menegaskan bahwa jumlah kontingen yang diberangkatkan merupakan yang terbanyak di Indonesia. Hal tersebut, menurutnya, sejalan dengan visi SMA Muhi sebagai cadre and leader school, yakni sekolah pencetak kader dan pemimpin masa depan.

“Target utama kita di Makassar adalah juara umum nasional. Namun yang tidak kalah penting, anak-anak harus berani berjuang, bermental juara, serta membawa nama baik sekolah dan Persyarikatan Muhammadiyah,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa prestasi merupakan bagian dari proses pembentukan karakter. Prestasi tidak semata diukur dari piala dan medali, tetapi juga dari semangat, motivasi, kedisiplinan, dan daya juang peserta. “Berjuanglah dengan sungguh-sungguh, karena pengalaman ini akan membentuk mental pemimpin sejati,” pesannya.

Sementara itu, Wakil Kepala Bidang Kesiswaan SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta, Edo Lestari, M.Pd., menyampaikan bahwa persiapan kontingen telah dilakukan secara maksimal selama kurang lebih enam bulan. Para peserta mendapatkan pembinaan intensif melalui pendampingan guru internal maupun eksternal yang kompeten di bidang masing-masing.

“Kami optimistis, dengan persiapan yang matang dan dukungan penuh dari sekolah, SMA Muhi Yogyakarta siap bersaing dan memberikan hasil terbaik di Olimpicad Nasional 2026,” ujarnya.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    6
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    1
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow