SMA Muhi Yogya Salurkan Rp 146 Juta Lewat Program Social Worker, Siswa Kelas XI Terjun ke 12 SD Muhammadiyah
YOGYAKARTA — SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta (SMA Muhi) kembali menegaskan komitmennya dalam pendidikan berbasis pengabdian masyarakat melalui kegiatan social worker. Program ini dilaksanakan pada Rabu (4/2), dan diikuti seluruh murid kelas XI dengan terjun langsung ke 12 SD Muhammadiyah di Kabupaten Sleman dan Kulon Progo.
Dalam kegiatan tersebut, SMA Muhi berhasil menghimpun dana sebesar Rp 146 juta yang disalurkan dalam bentuk berbagai bantuan pendidikan. Setiap kelas mendapat amanah mendampingi satu sekolah dasar, sehingga pendampingan dapat dilakukan secara lebih terarah dan sesuai dengan kebutuhan masing-masing sekolah tujuan.
Kehadiran para siswa SMA Muhi disambut antusias oleh pihak sekolah dan siswa SD. Sejak awal kegiatan, suasana kebersamaan dan gotong royong tampak mewarnai interaksi, mencerminkan kuatnya semangat kepedulian sosial di lingkungan Persyarikatan Muhammadiyah.
Beragam bantuan pendidikan diserahkan dalam program social worker ini, mulai dari alat tulis, buku bacaan, perlengkapan kebersihan, hingga sarana pendukung pembelajaran lainnya. Tak hanya itu, murid SMA Muhi juga menggelar permainan edukatif bersama siswa SD. Kegiatan tersebut dirancang untuk melatih kerja sama, kreativitas, serta meningkatkan motivasi belajar anak-anak dengan pendekatan yang menyenangkan dan interaktif.
Kepala SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta, Drs. H. Herynugroho, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan social worker merupakan bukti nyata sinergi antara sekolah, murid, orang tua, dan sponsor. Pendanaan program ini bersumber dari dana sekolah, kontribusi murid, dukungan orang tua, serta pihak sponsor yang turut berpartisipasi.
“Pendidikan tidak cukup hanya mengejar prestasi akademik. Pembentukan karakter, kepedulian sosial, dan kepekaan terhadap lingkungan sekitar harus ditanamkan sejak dini,” ujarnya.
Herynugroho menegaskan, melalui keterlibatan langsung di tengah masyarakat, murid dilatih untuk memahami realitas sosial, menumbuhkan empati, serta belajar bertanggung jawab atas peran mereka sebagai pelajar dan calon pemimpin masa depan.
Hal senada disampaikan Wakil Kepala Bidang Kesiswaan SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta, Edo Lestari, M.Psi. Ia menuturkan bahwa social worker merupakan program wajib bagi seluruh murid kelas XI sebagai bagian dari pembinaan karakter dan kepemimpinan.
“Kegiatan ini melatih kepekaan sosial, kemampuan komunikasi, kerja sama tim, dan jiwa kepemimpinan murid. Nilai-nilai tersebut sangat penting sebagai bekal mereka dalam kehidupan bermasyarakat,” jelas Edo.
Ia berharap pengalaman yang diperoleh selama mengikuti social worker dapat memberikan dampak berkelanjutan bagi murid. Interaksi langsung dengan siswa SD dan lingkungan sekolah tujuan dinilai mampu menumbuhkan rasa empati, tanggung jawab, serta semangat pengabdian.
Melalui program social worker, SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta terus berupaya mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga berakhlak mulia, peduli sesama, dan siap berkontribusi nyata bagi masyarakat.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow