SD Muhammadiyah Dadapan Turi Bentuk Karakter Siswa melalui Kegiatan Perjusa

SD Muhammadiyah Dadapan Turi Bentuk Karakter Siswa melalui Kegiatan Perjusa

Smallest Font
Largest Font

SLEMAN — Dalam upaya membentuk karakter peserta didik yang berakhlak mulia, mandiri, dan tangguh, SD Muhammadiyah Dadapan Turi menggelar kegiatan Perkemahan Jumat–Sabtu (Perjusa) pada 10–11 Oktober 2025 di Bumi Perkemahan Pulewulung, Turi, Sleman.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas IV dan V, didampingi para pembina Hizbul Wathan serta guru SD Muhammadiyah Dadapan. Sejak tiba di lokasi, suasana perkemahan tampak penuh semangat dan keceriaan. Para peserta berbaur dalam kebersamaan, mendirikan tenda, dan menata perlengkapan kemah secara mandiri.

“Tujuan utama kegiatan Perjusa adalah melatih kemandirian, kedisiplinan, dan kerja sama antarsiswa, sekaligus menanamkan nilai-nilai karakter Islami yang menjadi ciri khas sekolah Muhammadiyah,” ujar Drs. Sugeng Riyoto dari Majelis Dikdasmen dan Pendidikan Non Formal (PNF) PCM Turi, di sela kegiatan.

Selama dua hari perkemahan, peserta mengikuti berbagai kegiatan edukatif dan rekreatif, seperti upacara api unggun, jelajah alam, lomba yel-yel, dan pentas seni. Setiap kegiatan dirancang untuk menumbuhkan tanggung jawab, kebersamaan, dan semangat kepemimpinan di antara para siswa.

“Kami ingin anak-anak belajar langsung dari pengalaman. Mereka tidak hanya diajarkan di kelas, tetapi juga melalui aktivitas yang menumbuhkan kepemimpinan dan rasa saling menghargai,” tambah Sugeng.

Salah satu guru pembina, Ramanda Syafiq, menuturkan bahwa kegiatan seperti ini menjadi sarana efektif dalam mengasah karakter siswa di luar ruang belajar.

“Anak-anak sangat antusias. Mereka belajar bekerja sama, membantu teman, dan menyelesaikan tugas bersama. Ini pembelajaran berharga bagi pembentukan karakter mereka,” ujarnya.

Kegiatan api unggun menjadi puncak acara. Para peserta menampilkan berbagai pentas seni dan yel-yel yang menggambarkan semangat kebersamaan. Sorak gembira dan tawa ceria mengiringi malam penuh keakraban tersebut.

Dalam penutupan kegiatan, Kepala SD Muhammadiyah Dadapan, Rahayu S., S.Pd., menyampaikan harapan agar kegiatan Perjusa dapat menjadi tradisi tahunan sekolah.

“Kami ingin terus menanamkan jiwa kepemimpinan, tanggung jawab, dan kemandirian sejak dini. Melalui kebersamaan di perkemahan ini, anak-anak belajar arti penting kerja sama dan rasa syukur,” katanya.

Kegiatan Perjusa tahun ini tidak hanya menjadi ajang rekreasi pendidikan, tetapi juga wahana pembentukan karakter menuju generasi berakhlak mulia dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    1
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow