Pelatihan Gamifikasi Dorong Inovasi Guru di SMP Muhammadiyah 10 Yogyakarta
YOGYAKARTA — SMP Muhammadiyah 10 Yogyakarta terus berupaya meningkatkan kualitas pembelajaran melalui penguatan kompetensi guru. Salah satunya diwujudkan dengan menggelar Pelatihan Gamifikasi pada Rabu (11/2) pukul 13.00 WIB di ruang kelas lantai 1 sekolah setempat.
Kegiatan ini diikuti para guru dan tenaga kependidikan (tendik) dengan antusias. Pelatihan menjadi bagian dari strategi sekolah dalam mendorong pembelajaran yang lebih kreatif, inovatif, dan relevan dengan karakter peserta didik masa kini.
Hadir sebagai narasumber, Sucipto, M.Pd.B.I., Ph.D., dan Farid Suryanto, S.Pd., M.T., yang memaparkan konsep dasar hingga praktik penerapan gamifikasi dalam proses belajar mengajar. Materi disampaikan secara interaktif, lengkap dengan contoh implementasi yang dapat langsung diterapkan di kelas.
Pendekatan gamifikasi sendiri memadukan unsur-unsur permainan dalam pembelajaran, seperti tantangan, poin, level, maupun reward, sehingga suasana belajar menjadi lebih menarik, bermakna, dan berpusat pada siswa.
Kepala SMP Muhammadiyah 10 Yogyakarta, Esti Priyantini, S.S., M.Pd.B.I., dalam sambutannya menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan langkah strategis sekolah dalam menjawab tantangan pendidikan modern.
“Guru perlu terus berinovasi agar pembelajaran tidak monoton. Gamifikasi menjadi salah satu pendekatan yang relevan dengan karakter siswa saat ini, sehingga diharapkan mampu meningkatkan motivasi dan hasil belajar,” ujarnya.
Sementara itu, salah satu peserta, Ismi Fatimah, M.Pd., mengungkapkan bahwa pelatihan tersebut membuka wawasan baru bagi para guru.
“Pelatihan ini sangat membuka wawasan kami. Kami jadi punya banyak ide baru untuk mengemas materi pelajaran agar lebih menyenangkan dan tetap bermakna bagi siswa,” tuturnya.
Melalui pelatihan ini, SMP Muhammadiyah 10 Yogyakarta berharap para guru semakin siap mengembangkan pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Inovasi berbasis gamifikasi diharapkan tidak hanya meningkatkan motivasi belajar siswa, tetapi juga memperkuat kualitas proses pembelajaran secara berkelanjutan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow