Murid SMA Muhi Ikuti Spain School Cultural Field Trip 2026, Belajar Sejarah dan Peradaban Islam di Spanyol
MADRID — SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta (SMA Muhi) kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pengalaman belajar berwawasan global melalui program Spain School Cultural Field Trip 2026. Sebanyak 10 murid bersama seorang guru pendamping, Abdul Wahid Aziz, S.I.Pust., akan mengikuti perjalanan edukatif ke Spanyol yang berlangsung pada 9–18 Juni 2026.
Pelepasan peserta dilaksanakan pada Jumat (5/6) di Mini Theater SMA Muhi Yogyakarta. Dalam sambutannya, Pelaksana Harian Kepala SMA Muhi, Marini Amalia Octavianti, M.Pd., menegaskan bahwa program tersebut merupakan bentuk pembelajaran di luar kelas yang dirancang untuk memperluas wawasan internasional peserta didik.
Menurutnya, proses belajar tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga melalui pengalaman langsung berinteraksi dengan lingkungan global. Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan dapat mengenal sejarah, budaya, sistem pendidikan, serta kehidupan masyarakat di negara lain sehingga mampu membentuk karakter yang lebih terbuka, adaptif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
“Melalui program ini, sekolah berharap peserta memperoleh pengalaman berharga yang dapat memperkaya proses pembelajaran sekaligus menjadi bekal menghadapi tantangan global,” ujarnya.
Rombongan dijadwalkan berangkat dari Stasiun Yogyakarta pada Selasa (9/6) menuju Jakarta sebelum melanjutkan penerbangan internasional ke Ibukota Madrid, Spanyol, melalui Istanbul. Setibanya di Madrid pada 11 Juni 2026, peserta akan langsung mengikuti city tour ke sejumlah ikon ibukota, seperti Royal Palace, Plaza Mayor, dan Puerta del Sol.
Kunjungan tersebut menjadi sarana pembelajaran sejarah dan budaya Spanyol sekaligus memberikan gambaran mengenai pengelolaan kawasan wisata dan bangunan bersejarah yang mendukung sektor pendidikan, ekonomi, serta pelestarian warisan budaya.
Agenda berikutnya berlangsung pada 12 Juni 2026 dengan kunjungan ke Stadion Santiago Bernabéu, markas dari Real Madrid, salah satu klub terbaik di dunia. Di sini, peserta tidak hanya melihat fasilitas olahraga kelas dunia, tetapi juga mempelajari pengelolaan industri olahraga modern, manajemen stadion internasional, dan kontribusi olahraga terhadap identitas budaya serta perekonomian sebuah kota.
Dari Madrid, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Cordoba melalui Toledo. Kota Cordoba dipilih karena memiliki peran penting dalam sejarah perkembangan peradaban Islam di Eropa. Di sana, peserta akan mengunjungi Cordoba University untuk mengenal sistem pendidikan tinggi internasional.
Selain itu, rombongan juga dijadwalkan mengunjungi Mezquita-Cathedral de Cordoba, salah satu bangunan bersejarah paling terkenal di dunia. Kunjungan ini diharapkan dapat memperluas pemahaman siswa mengenai kontribusi peradaban Islam terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, arsitektur, dan kebudayaan dunia.
Perjalanan edukatif kemudian berlanjut ke Kota Seville, salah satu pusat kebudayaan di kawasan Andalusia. Di kota ini, peserta akan mengunjungi Royal Alcázar of Sevilla yang menampilkan perpaduan arsitektur Islam dan Eropa yang khas, serta Plaza de España yang menjadi salah satu landmark paling ikonik di Spanyol.
Selanjutnya, pada 15 Juni 2026, rombongan dijadwalkan mengunjungi kompleks Alhambra dan Generalife di Granada yang telah ditetapkan sebagai situs warisan dunia UNESCO. Melalui kunjungan tersebut, para siswa dapat menyaksikan secara langsung keindahan arsitektur dan kemajuan peradaban Islam yang pernah berkembang di Andalusia.
Pengalaman belajar lintas budaya ini diharapkan mampu memperkaya pemahaman peserta mengenai hubungan antara sejarah, ilmu pengetahuan, dan perkembangan peradaban dunia yang berlangsung selama berabad-abad.
Setelah menyelesaikan seluruh agenda di Granada, rombongan akan kembali ke Madrid dan singgah di masjid milik Muhammadiyah untuk melaksanakan ibadah sebelum bertolak pulang ke Indonesia pada 16 Juni 2026. Peserta dijadwalkan tiba kembali di Yogyakarta pada 18 Juni 2026.
SMA Muhi berharap program Spain School Cultural Field Trip 2026 tidak hanya menjadi perjalanan edukatif, tetapi juga wahana pembentukan karakter, penguatan wawasan global, serta peningkatan kemampuan adaptasi siswa dalam lingkungan internasional.
Melalui pengalaman belajar langsung di berbagai kota bersejarah di Spanyol, para peserta diharapkan semakin termotivasi untuk terus mengembangkan diri, menghargai keberagaman budaya, serta mengambil pelajaran dari kemajuan pendidikan dan peradaban dunia.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow