MTs Muhammadiyah Kasihan Bedah Instrumen Akreditasi 2026, Perkuat Mutu Layanan Madrasah

MTs Muhammadiyah Kasihan Bedah Instrumen Akreditasi 2026, Perkuat Mutu Layanan Madrasah

Smallest Font
Largest Font

BANTUL — MTs Muhammadiyah Kasihan terus memantapkan persiapan menghadapi Akreditasi 2026 dengan menggelar kegiatan Bedah Instrumen Akreditasi pada Kamis (16/4). Kegiatan berlangsung pukul 13.00–16.00 WIB di Laboratorium IPA kompleks madrasah dengan menghadirkan narasumber Etyk Nurhayati, pengawas Kementerian Agama Kabupaten Bantul.

Kegiatan ini diikuti seluruh guru dan pegawai MTs Muhammadiyah Kasihan sebagai bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan. Selama kegiatan berlangsung, peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi pembahasan instrumen akreditasi.

Kepala MTs Muhammadiyah Kasihan, Ridwan Furqoni, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah strategis madrasah dalam mempersiapkan visitasi Akreditasi 2026. Setelah pembentukan tim akreditasi dan sosialisasi program, tahapan berikutnya dilakukan melalui pendalaman instrumen agar seluruh unsur madrasah memahami setiap komponen penilaian secara menyeluruh.

“Akreditasi bukan sekadar penilaian, tetapi momentum penting untuk meningkatkan kualitas layanan madrasah secara terstandar dalam berbagai aspek,” ujarnya.

Ia menegaskan, keterlibatan seluruh guru dan pegawai menjadi faktor utama dalam menyukseskan proses akreditasi. Dengan kerja sama yang solid, setiap unsur madrasah diharapkan mampu saling mendukung dalam memenuhi berbagai indikator penilaian.

Sementara itu, Ketua Tim Akreditasi, Indra Tri Mulyani, menekankan pentingnya partisipasi aktif seluruh warga madrasah dalam proses persiapan akreditasi.

“Semua guru harus ikut berpartisipasi dan mengambil bagian dalam kesuksesan yang akan diraih bersama. Ini bukan hanya tugas tim, tetapi tanggung jawab seluruh warga madrasah,” katanya.

Melalui kegiatan bedah instrumen ini, MTs Muhammadiyah Kasihan berharap seluruh komponen madrasah semakin siap, baik dalam memahami instrumen maupun implementasinya di lapangan. Dengan persiapan yang matang, madrasah optimistis dapat meraih hasil akreditasi terbaik sekaligus terus meningkatkan kualitas pendidikan bagi para peserta didik.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow