Milad ke-57, SMP Muhammadiyah Pakem Resmikan Laboratorium Baru dan Pengajian Bersama Kemendikdasmen
SLEMAN — Memperingati Milad ke-57 tahun, SMP Muhammadiyah Pakem meresmikan sejumlah fasilitas pembelajaran baru sekaligus menggelar pengajian bersama Staf Khusus Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Sabtu (31/1). Kegiatan ini menjadi wujud komitmen sekolah dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan sekaligus penguatan nilai keislaman.
Kepala SMP Muhammadiyah Pakem, Eka Andriyati, S.H., mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya rangkaian milad yang dihadiri berbagai pihak, mulai dari Staf Khusus Kemendikdasmen RI, Direktorat SMP Kemendikdasmen RI, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sleman, Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan 'Aisyiyah Pakem, dan segenap orang tua/wali siswa.
“Alhamdulillah, di usia ke-57 ini kami merasa bersyukur dan bahagia. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak,” ujarnya.
Rangkaian Milad ke-57 SMP Muhammadiyah Pakem diawali dengan lomba-lomba antar Sekolah Dasar, dilanjutkan karnaval warga sekolah, serta kegiatan jalan sehat yang diikuti sekitar seribu peserta. Pada puncak acara, sekolah juga berbagi kepedulian sosial dengan menyalurkan 100 paket sembako kepada warga kurang mampu di sekitar lingkungan sekolah.
Pada kesempatan tersebut, dilakukan peresmian Laboratorium IPA baru serta MUHIPAMART, sebuah unit usaha sekolah berbasis kewirausahaan yang turut menampung produk lokal untuk dijual. Laboratorium IPA yang dibangun dilengkapi dengan meja, kursi, dan lemari peralatan laboratorium, sehingga diharapkan dapat menunjang kegiatan eksperimen sains peserta didik secara optimal.
“Dengan fasilitas laboratorium yang baru ini, siswa bisa lebih aktif melakukan praktik dan eksperimen sains, tidak hanya belajar teori,” tambah Eka.
SMP Muhammadiyah Pakem juga mencatat sejumlah prestasi membanggakan dalam setahun terakhir, di antaranya meraih predikat Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi, Juara III Sekolah Siaga Kependudukan Tingkat Provinsi, serta Juara I Satuan Pendidikan Aman Bencana Tingkat Kabupaten.
Dari sisi pengembangan sarana prasarana, sekolah menerima bantuan revitalisasi dari pemerintah senilai Rp 619 juta yang digunakan untuk pembangunan Laboratorium IPA, rehabilitasi masjid, serta perbaikan toilet. Sementara MUHIPAMART dibangun secara swadaya oleh sekolah sebagai laboratorium kewirausahaan.
“MUHIPAMART murni swadaya sekolah. Hasil penjualannya nanti akan menjadi pemasukan khusus sekolah dan juga untuk membantu siswa-siswi yang kurang mampu,” jelasnya.
Selain itu, upaya membantu siswa kurang mampu juga dilakukan melalui program Orang Tua Asuh dan dukungan para alumni, baik alumni guru, karyawan, maupun alumni siswa yang telah sukses.
Kemudian, Staf Khusus Mendikdasmen RI Bidang Pembelajaran dan Sekolah Unggul, Arif Jamali Muis, M.Pd., menyampaikan bahwa revitalisasi sekolah merupakan bagian dari ikhtiar mewujudkan sekolah yang bermutu.
“Revitalisasi ini tidak hanya soal pemenuhan fasilitas, tetapi juga peningkatan kapasitas dan kesejahteraan guru. Pelatihan-pelatihan guru sudah dilakukan agar para pendidik dapat fokus mendidik anak-anak dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.
Menutup rangkaian kegiatan, Eka Andriyati berharap SMP Muhammadiyah Pakem terus istiqomah dalam perjuangan sebagai amal usaha Muhammadiyah dan semakin dipercaya masyarakat.
“Harapan kami, SMP Muhammadiyah Pakem dapat terus berkembang dan menjadi sekolah yang terdepan di mata masyarakat,” pungkasnya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow