Hardiknas MTs Muhammadiyah Kasihan: Pendidikan adalah Jalan Mengubah Masa Depan

Hardiknas MTs Muhammadiyah Kasihan: Pendidikan adalah Jalan Mengubah Masa Depan

Smallest Font
Largest Font

BANTUL — MTs Muhammadiyah Kasihan menyelenggarakan upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di halaman madrasah dengan penuh khidmat dan semangat. Upacara diikuti seluruh guru dan siswa kelas VIII, sementara siswa kelas IX tengah melaksanakan ujian dan siswa kelas VII mengikuti pembelajaran dari rumah.

Seluruh petugas upacara berasal dari siswa kelas VIII yang menjalankan tugas dengan tertib dan penuh tanggung jawab sehingga kegiatan berlangsung lancar dan sukses.

Lebih dari sekadar seremoni, peringatan Hardiknas tahun ini menjadi momentum refleksi tentang arti penting pendidikan bagi masa depan individu, keluarga, hingga bangsa. Dalam amanatnya, Kepala Madrasah, Dr. Ridwan Furqoni, M.P.I. menyampaikan pesan inspiratif yang menyentuh para peserta upacara.

Ia mengawali amanat dengan menceritakan kisah sebuah keluarga yang memiliki anak-anak cerdas dan selalu meraih peringkat di sekolah. Namun, karena berasal dari keluarga kurang mampu dan tidak memiliki keberanian untuk bermimpi tinggi, anak-anak tersebut tumbuh tanpa cita-cita besar. Pendidikan yang mereka tempuh berhenti pada batas yang dianggap cukup, hingga akhirnya mereka menjalani kehidupan dengan kondisi ekonomi yang pas-pasan.

Berbeda dengan kisah kedua yang disampaikan. Dalam keluarga lain, kemampuan akademik anak-anak sebenarnya biasa saja, tetapi keluarga tersebut memiliki budaya pendidikan yang kuat. Sejak kecil, anak-anak dibiasakan memiliki mimpi besar dan didorong untuk melanjutkan pendidikan setinggi mungkin. Kini, keluarga tersebut tumbuh menjadi keluarga yang mapan, berkecukupan, dan memiliki karier yang baik.

Melalui dua kisah tersebut, Ridwan menegaskan bahwa pendidikan bukan hanya soal nilai rapor atau kecerdasan akademik, melainkan keberanian memiliki cita-cita, budaya belajar, dan semangat untuk terus maju. Pendidikan, menurutnya, menjadi faktor utama mobilitas vertikal sebuah keluarga sekaligus jalan menuju kesejahteraan masyarakat.

Dalam amanatnya, ia juga menyinggung kondisi Iran yang banyak pejabatnya, mulai dari menteri hingga presiden, merupakan lulusan doktoral bahkan profesor. Hal itu disebut sebagai gambaran bahwa bangsa yang kuat dan maju dibangun di atas fondasi pendidikan yang kokoh.

Pesan-pesan tersebut memberikan motivasi kepada seluruh peserta upacara untuk terus belajar, berani bermimpi tinggi, dan menjadikan pendidikan sebagai jalan perubahan hidup. Upacara Hardiknas di MTs Muhammadiyah Kasihan pun berakhir dengan penuh kegembiraan dan semangat baru untuk terus maju dalam dunia pendidikan.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow