Dari Bangku Sekolah ke Dunia Industri: 17 Siswa SMK Muhammadiyah 3 Yogya Resmi Direkrut Hino!
YOGYAKARTA — Kabar membanggakan datang dari SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta. Sebanyak 17 siswa terbaik berhasil menembus ketatnya seleksi industri dan resmi diterima bekerja di jaringan perusahaan otomotif ternama yang berada di bawah naungan Hino Motors Sales Indonesia. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa lulusan SMK mampu bersaing dan langsung terjun ke dunia kerja profesional.
Tak tanggung-tanggung, para siswa ini dipercaya mengisi posisi strategis di bidang teknik otomotif. Sebanyak 15 siswa diterima sebagai Inspector, yaitu posisi penting yang bertanggung jawab terhadap kualitas dan standar kendaraan, sementara 2 siswa lainnya dipercaya sebagai Mekanik, garda terdepan dalam perawatan dan perbaikan kendaraan.
Daftar siswa yang berhasil diterima, antara lain:
- Sebagai Inspector : Muhammad Sultan Rasya Putra, Muhammad Zahid Naufal, Raditya Cahya Aditama, Raffi Eka Syah Putra, Rafif Asyasatya, Rio Muhammad Assegaf, Tegar Fitranzah, Angga Setiawan, Dafa Irnanda Putra, Danar Razzan Rijal, Dandi Tri Saputra, Danur Ali Sularjo, Dava Fadhilah Putranto, Galang Raditya Pratama, dan Hafidz Zaini Achmad.
- Sebagai Mekanik: Tirta Nugraha Aji dan Lucky Rasta Setyawan
Kesuksesan ini bukanlah hasil instan. Para siswa merupakan bagian dari kelas industri Hino, sebuah program unggulan hasil kolaborasi antara SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta dengan Hino Motors Sales Indonesia melalui divisi training.
Perjalanan mereka dimulai dari pembelajaran teori intensif yang dilaksanakan secara daring pada 24 November 2025 hingga 3 Februari 2026. Materi langsung disusun oleh pihak industri, memastikan siswa mendapatkan pengetahuan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini.
Selanjutnya, siswa menjalani praktik langsung pada 9–13 Februari 2026 dengan menghadirkan instruktur profesional dari industri ke sekolah. Proses ini memperkuat keterampilan teknis sekaligus membentuk karakter kerja yang disiplin dan profesional.
Ujian demi ujian pun berhasil mereka lalui. Mulai dari tes teori e-learning (1 April 2026), dilanjutkan tes akhir praktek dengan assessor industri (6–8 April 2026), sampai wawancara dan seleksi lanjutan (13–15 April 2026).
Seleksi akhir melibatkan pihak industri, termasuk Duta Cemerlang Motor yang memiliki wilayah kerja luas di Jawa dan Bali.
Setelah dinyatakan lolos, para siswa tidak langsung dilepas begitu saja. Mereka menjalani training intensif di PT. DCM Semarang mulai 27 April 2026 selama kurang lebih satu minggu. Tahap ini menjadi jembatan penting sebelum akhirnya mereka ditempatkan di berbagai wilayah kerja di Pulau Jawa dan Bali.
Keberhasilan ini menjadi contoh konkret implementasi link and match antara pendidikan vokasi dan dunia industri. SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga siap bersaing di industri global.
What's Your Reaction?
-
3
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow