Belajar Bahasa Inggris Sejak Dini, SD Muhammadiyah Karangkajen Sambut Tamu dari Australia

Belajar Bahasa Inggris Sejak Dini, SD Muhammadiyah Karangkajen Sambut Tamu dari Australia

Smallest Font
Largest Font

YOGYAKARTA — Senyum, tawa, dan sapaan berbahasa Inggris mewarnai suasana SD Muhammadiyah Karangkajen Yogyakarta pada Senin (19/1). Sekolah yang beralamat di Jalan Menukan No. 2, Brontokusuman, Mergangsan, Kota Yogyakarta itu kedatangan tamu istimewa, Miss Rene Leggott, seorang pengajar asal Sydney, Australia, yang berbagi pengalaman dan belajar bahasa Inggris bersama siswa-siswi.

Sejak pagi, suasana sekolah tampak berbeda dari biasanya. Rasa penasaran dan antusiasme terpancar dari wajah para siswa saat menyambut tamu dari luar negeri. Kehadiran Miss Rene menjadi pengalaman berharga bagi anak-anak untuk berinteraksi langsung dengan penutur asli bahasa Inggris dalam suasana yang menyenangkan dan penuh keakraban.

Berbagai aktivitas pembelajaran dikemas secara interaktif. Mulai dari perkenalan sederhana, dialog ringan, permainan edukatif, belajar bersama di kelas, hingga sesi tanya jawab yang melibatkan siswa secara aktif. Pendekatan komunikatif tersebut membuat siswa lebih berani berbicara dan percaya diri menggunakan bahasa Inggris dalam situasi nyata.

Kepala SD Muhammadiyah Karangkajen, Tri Nugroho, bersama Novia Nuryany, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari ikhtiar sekolah dalam menanamkan wawasan global sejak dini. Menurutnya, penguasaan bahasa asing, khususnya bahasa Inggris, menjadi bekal penting bagi generasi masa depan.

“Melalui kegiatan belajar bersama tamu dari luar negeri, kami ingin membiasakan anak-anak berinteraksi secara global sejak dini. Harapannya, mereka tidak hanya cakap secara akademik, tetapi juga memiliki keberanian, keterbukaan, dan sikap saling menghargai antarbudaya,” tuturnya.

Semangat global tersebut tetap berpijak pada nilai-nilai yang menjadi karakter sekolah. Seluruh rangkaian kegiatan mencerminkan visi SD Muhammadiyah Karangkajen dalam membentuk generasi Qurani yang unggul, berwawasan global, dan peduli lingkungan. Anak-anak tidak hanya belajar bahasa, tetapi juga belajar tentang toleransi, budaya, serta etika pergaulan internasional.

Miss Rene Leggott pun mengaku terkesan dengan sambutan hangat dan antusiasme para siswa. Ia menilai pembelajaran bahasa akan lebih efektif jika dilakukan melalui interaksi langsung dalam suasana yang menyenangkan dan didukung lingkungan sekolah yang positif.

Para guru turut mendampingi jalannya kegiatan, memastikan proses belajar berlangsung tertib dan kondusif. Selain meningkatkan kemampuan bahasa Inggris siswa, kegiatan ini juga menjadi ruang belajar bagi guru dalam mengembangkan pembelajaran berbasis global dan komunikasi lintas budaya.

Bagi siswa-siswi, momen belajar bersama tamu dari Australia ini menjadi pengalaman yang sulit dilupakan. Banyak di antara mereka mengaku senang bisa berbincang langsung dengan orang asing, bahkan termotivasi untuk lebih giat belajar bahasa Inggris dan bermimpi melanjutkan pendidikan hingga ke luar negeri.

Melalui kegiatan sederhana namun bermakna ini, SD Muhammadiyah Karangkajen kembali menegaskan perannya sebagai sekolah yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Tidak hanya mengejar capaian akademik, sekolah juga berupaya menumbuhkan karakter peserta didik agar siap menghadapi tantangan global, tetap berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an, dan berakhlak mulia.

Ke depan, SD Muhammadiyah Karangkajen berkomitmen terus menghadirkan program-program inovatif dan kolaboratif, baik dengan mitra dalam negeri maupun luar negeri, sebagai bagian dari ikhtiar mencetak generasi unggul yang berdaya saing global sejak usia dini.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow