Bangga! Siswa SMA Muhammadiyah 7 Yogyakarta Wakili Indonesia di Kejuaraan AVC Raja Ampat 2026

Bangga! Siswa SMA Muhammadiyah 7 Yogyakarta Wakili Indonesia di Kejuaraan AVC Raja Ampat 2026

Smallest Font
Largest Font

RAJA AMPAT — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa SMA Muhammadiyah 7 Yogyakarta. Fairuz Bayhaqli, siswa berbakat di cabang olahraga bola voli, berhasil lolos seleksi dan dipercaya mewakili Indonesia dalam kejuaraan Konfederasi Bola Voli Asia (AVC) bertajuk Raja Ampat Open 2026 yang digelar di Raja Ampat, Papua Barat Daya, pada 6–9 April 2026.

Ketertarikan Fairuz terhadap bola voli telah tumbuh sejak ia masih duduk di bangku sekolah menengah pertama. Ia memulai latihan secara sederhana di lingkungan tempat tinggalnya bersama teman-teman sebaya. Konsistensi berlatih serta semangat untuk terus berkembang menjadi kunci utama perjalanan prestasinya hingga menembus level internasional.

Dukungan keluarga turut menjadi faktor penting dalam proses tersebut. Orang tua Fairuz memberikan dukungan penuh sejak dini dan mengaku bangga atas minat serta capaian yang diraih putranya di bidang olahraga.

Menurut Fairuz, bola voli memiliki daya tarik tersendiri karena merupakan olahraga yang populer di berbagai belahan dunia, baik sebagai sarana prestasi maupun rekreasi. Sebelum tampil di ajang internasional, ia telah mengikuti sejumlah kompetisi, di antaranya Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) dan Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) di Aceh. Pada POPDA 2026 di Yogyakarta, Fairuz berhasil meraih juara II.

Keputusan melanjutkan pendidikan di Yogyakarta dinilai sebagai langkah strategis dalam pengembangan kariernya. Ia menilai kota pelajar tersebut memiliki ekosistem yang mendukung pencapaian prestasi. Lingkungan sekolah yang kondusif serta banyaknya kejuaraan antar pelajar turut membuka ruang bagi pengembangan potensinya.

Fairuz juga menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah atas dukungan yang diberikan. Fasilitas, kesempatan bertanding, serta dukungan moral dinilai menjadi faktor penting dalam perjalanan prestasinya sejauh ini.

Dalam proses menuju kejuaraan AVC, Fairuz harus melalui tahapan seleksi yang ketat. Seleksi dilakukan melalui skema game situation dengan sistem pergantian pasangan secara berkala, disertai latihan intensif pagi dan sore hari. Pada tahap akhir, peserta juga diwajibkan mengikuti tes kebugaran berupa beep test sebagai bagian dari penilaian fisik.

Berkat kerja keras dan ketekunan, Fairuz dinyatakan lolos seleksi dan mengikuti pemusatan latihan (training center) di Yogyakarta. Ia kemudian resmi terpilih sebagai salah satu atlet yang akan memperkuat Indonesia dalam kejuaraan AVC di Raja Ampat.

Pencapaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi keluarga, tetapi juga bagi SMA Muhammadiyah 7 Yogyakarta. Keberhasilan Fairuz diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi peserta didik lainnya untuk terus berprestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow