SD Muhammadiyah Condongcatur Jadi Rujukan Delegasi Palestina Pelajari Reformasi Pendidikan
SLEMAN — SD Muhammadiyah Condongcatur menerima kunjungan delegasi dari Kementerian Pendidikan dan Pendidikan Tinggi Pemerintah Otoritas Palestina pada Senin (20/4). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari program kerja sama pendidikan yang didukung Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Australia melalui Kedutaan Besar Australia (DFAT) di Jakarta.
Agenda itu difasilitasi Program INOVASI (Inovasi untuk Anak Sekolah Indonesia), kemitraan Indonesia dan Australia di bidang pendidikan dasar. Mengusung tema Education Dialogue: Showcasing Indonesia Education Reform to the Palestinian Ministry of Education, kegiatan ini bertujuan berbagi pengalaman mengenai reformasi pendidikan, termasuk penguatan sistem pengembangan guru.
Delegasi Palestina dipimpin Director General of Science and Curriculum, Ihab Shukri. Rombongan disambut Kepala SD Muhammadiyah Condongcatur bersama jajaran sekolah. Hadir pula Ketua PCM Depok Muhammad Ichsan, Ketua Komite Suwadi, Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Depok Widodo, serta sejumlah kepala sekolah Muhammadiyah di wilayah sekitar.
Dalam kunjungan tersebut, delegasi meninjau ruang kelas untuk melihat langsung proses belajar mengajar. Mereka juga berdialog dengan siswa dan mengamati metode pembelajaran yang diterapkan sekolah. Suasana belajar di kelas menjadi salah satu perhatian utama rombongan.
Perwakilan Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah, Kasiyarno, berharap kunjungan itu dapat memperkuat kerja sama di bidang pendidikan dan mendorong peningkatan mutu pembelajaran di kedua pihak.
Sementara itu, Ihab Shukri bersama Director General of Humaniora and Social Study, Ahmed M. M. Khateeb, menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan sekolah serta kesempatan mempelajari praktik pendidikan di Indonesia.
Kepala SD Muhammadiyah Condongcatur, Sulasmi, memaparkan sejumlah strategi yang dijalankan sekolah, mulai dari peran Muhammadiyah dalam pendidikan, peningkatan kompetensi guru, model pembelajaran, hingga penanaman karakter kepada siswa. Ia juga menjelaskan pengalaman sekolah dalam menghadapi dan bangkit dari dampak gempa bumi.
Melalui kunjungan ini, delegasi Palestina diharapkan dapat membawa pengalaman baru, khususnya terkait penguatan kapasitas guru melalui pengembangan profesional berkelanjutan, serta menjadikannya referensi dalam pengembangan sistem pendidikan di Otoritas Palestina.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow