Pawai Sambut Ramadan 1447 H, SD Muhammadiyah Kayen Tebar Syiar dan 50 Paket Sembako

Pawai Sambut Ramadan 1447 H, SD Muhammadiyah Kayen Tebar Syiar dan 50 Paket Sembako

Smallest Font
Largest Font

SLEMAN — Lima hari menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1447 H, suasana religius mulai terasa di berbagai sekolah. Salah satu tradisi yang kembali digelar adalah pawai taaruf atau pawai Ramadan. Seperti yang dilakukan SD Muhammadiyah Kayen, Condongcatur, Depok, Sleman, DI Yogyakarta, pada Jumat (13/2) pagi.

Sebanyak 288 siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 mengikuti Pawai Songsong Ramadan 1447 H dengan penuh semangat. Mereka didampingi 21 guru dan karyawan sekolah. Barisan terdepan menampilkan drumband yang memeriahkan suasana, sementara para siswa membawa poster bertuliskan pesan-pesan seperti “Marhaban Ya Ramadan” sebagai bentuk syiar menyambut bulan penuh berkah.

Tak sekadar pawai, kegiatan ini juga diisi aksi berbagi. Sebanyak 50 paket sembako dibagikan kepada masyarakat yang ditemui di sepanjang rute pawai maupun warga yang menyaksikan kegiatan tersebut.

Kepala SD Muhammadiyah Kayen, Estri Rukmiyanti, M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan menjelang Ramadan.

“Pawai songsong bulan Ramadan 1447 H ini diikuti seluruh siswa dari kelas 1 sampai 6 sebanyak 288 siswa, didampingi 21 guru dan karyawan. Kegiatan ini bertujuan untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadan, sebagai syiar Islam dan syiar sekolah, sekaligus menanamkan nilai-nilai agama serta meningkatkan kesadaran anak-anak tentang pentingnya Ramadan,” jelasnya.

Estri menambahkan, melalui pawai ini anak-anak diajak merasakan bahwa Ramadan adalah bulan istimewa yang berbeda dari bulan-bulan lainnya. Mereka juga diajak memahami makna puasa serta mempersiapkan diri menyambut Ramadan dengan sebaik-baiknya.

Dalam pawai tersebut, setiap jenjang kelas tampil dengan ciri khas seragam masing-masing. Kelas 1 mengenakan kaos olahraga, kelas 2 memakai seragam IPM, kelas 3 tampil dengan seragam Tapak Suci lengkap dengan sabuknya, kelas 4 mengenakan seragam Hizbul Wathan (HW), sementara kelas 5 dan 6 mengenakan busana muslim—gamis bagi putri serta baju koko dan peci bagi putra.

Salah satu guru SD Muhammadiyah Kayen, Dhuhana Salsabila, menyampaikan bahwa pawai mengelilingi Kampung Kayen dan berakhir di kawasan Green Kayen.

“Di Green Kayen, siswa akan mendapatkan edukasi dan pembekalan pengetahuan tentang Ramadan, seperti hafalan doa salat (doa iftitah), pengetahuan seputar hal-hal yang membatalkan puasa, salat tarawih, serta tadarus Al-Qur’an. Kegiatan ditutup dengan makan pagi bersama di Pendopo Green Kayen,” ujarnya.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow