Kolaborasi Dosen Ilkom UMY dan MA Muhammadiyah Al Manar Pengasih Hadirkan Inovasi Bahan Ajar Berbasis Green Screen

Kolaborasi Dosen Ilkom UMY dan MA Muhammadiyah Al Manar Pengasih Hadirkan Inovasi Bahan Ajar Berbasis Green Screen

Smallest Font
Largest Font

KULON PROGO — Upaya meningkatkan kualitas pembelajaran di era digital terus dilakukan melalui kolaborasi lintas institusi. Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Krisna Mulawarman, S.Sos., M.Sn. dan Dr. Yeni Rosilawati, S.IP., S.E., M.M., menggandeng MA Muhammadiyah Al Manar Pengasih dalam program pengabdian masyarakat bertajuk pengembangan bahan ajar inovatif berbasis teknologi green screen chromakey.

Kegiatan yang berlangsung di Aula MA Muhammadiyah Al Manar Pengasih pada Sabtu (25/4) ini menghadirkan Dimas Ananda, S.Sn., M.Sn., Dosen Ilmu Komunikasi UMY yang memiliki kepakaran di bidang seni dan perfilman. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam menciptakan bahan ajar yang kreatif, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan siswa di era digital.

Seluruh guru MA Muhammadiyah Al Manar Pengasih mengikuti kegiatan ini dengan antusias. Mereka mendapatkan pelatihan komprehensif, mulai dari pengenalan teknologi green screen, penggunaan perangkat dan aplikasi, teknik pengambilan gambar, hingga proses penyuntingan video untuk menghasilkan materi pembelajaran yang lebih profesional dan menarik.

Ketua tim pengabdian, Krisna Mulawarman, menekankan bahwa teknologi green screen dapat menjadi solusi untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih variatif dan hidup di dalam kelas. Ia juga mendorong para guru untuk langsung mempraktikkan keterampilan yang telah dipelajari.

“Mulai saja dari satu video sederhana. Jangan bekerja sendiri, manfaatkan kolaborasi. Yang terpenting, teknologi ini digunakan untuk membuat siswa lebih mudah memahami materi dan lebih senang belajar,” ujarnya.

Selain penyampaian materi, kegiatan ini juga dilengkapi dengan sesi praktik. Para guru dibimbing membuat video pembelajaran menggunakan green screen, kemudian mempresentasikan hasilnya untuk mendapatkan umpan balik guna penyempurnaan.

Kepala MA Muhammadiyah Al Manar Pengasih, Yusril Ahmad Alfikri, S.Sos., menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menilai pelatihan ini mampu meningkatkan kreativitas guru sekaligus mendukung implementasi pembelajaran berbasis teknologi di madrasah.

“Pelatihan ini menjadi langkah penting dalam pengembangan kompetensi guru. Kami berharap pembelajaran di madrasah semakin menggembirakan dan mendalam melalui perpaduan antara kemampuan guru dan teknologi,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada tim UMY yang telah mendampingi para guru dalam meningkatkan kapasitas pembelajaran.

Para peserta mengaku memperoleh pengalaman baru yang berharga. Imroatul Azizah, S.Sos., guru Pendidikan Pancasila, menyebut pelatihan ini membuka wawasan baru dalam pembuatan media pembelajaran.

“Seru dan sangat bermanfaat. Saya jadi memahami teknik pengambilan video dan lebih percaya diri untuk membuat konten pembelajaran agar siswa tidak bosan,” ujarnya.

Melalui program ini, dosen UMY tidak hanya mentransfer pengetahuan, tetapi juga mendorong percepatan transformasi pembelajaran di tingkat madrasah. Pemanfaatan teknologi green screen diharapkan mampu meningkatkan minat belajar siswa, memperjelas penyampaian materi, serta menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif dan menyenangkan.

Kolaborasi ini menjadi bukti nyata sinergi antara perguruan tinggi dan madrasah dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Ke depan, inovasi serupa diharapkan terus berkembang agar dunia pendidikan semakin adaptif terhadap kemajuan teknologi.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow