Kelas DBC Muhdasa, Asah Jiwa Wirausaha dan Literasi Digital Siswa

Kelas DBC Muhdasa, Asah Jiwa Wirausaha dan Literasi Digital Siswa

Smallest Font
Largest Font

YOGYAKARTA — SMP Muhammadiyah 10 Yogyakarta (Muhdasa) kembali menggelar Kelas DBC (Digital Business Class) pada Kamis–Jumat (16–17/4). Kegiatan ini berlangsung meriah dengan antusiasme tinggi dari para siswa sebagai upaya membangun jiwa kewirausahaan sekaligus meningkatkan literasi digital di kalangan pelajar.

Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Muhdasa dengan tim Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Kelas DBC dirancang sebagai wadah pengembangan keterampilan siswa agar mampu beradaptasi dengan tuntutan era digital yang semakin dinamis.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Winda Noor Santi, M.Pd. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya membekali siswa dengan kemampuan adaptif, kreatif, dan inovatif.

“Kelas DBC ini diharapkan mampu menumbuhkan jiwa kreatif, inovatif, dan mandiri pada siswa, sehingga mereka tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkannya untuk berkarya dan berwirausaha,” ujarnya.

Pada hari pertama, siswa mendapatkan materi motivasi kewirausahaan dari Dr. Siti Dyah Handayani, S.E., M.M., dosen Program Studi Manajemen. Ia menekankan bahwa keberanian untuk memulai dan konsistensi merupakan kunci utama dalam membangun usaha sejak usia muda.

Selanjutnya, materi tentang pemanfaatan platform digital disampaikan oleh Dr. Ir. Sumarsono, S.T., M.Kom. Dalam sesi ini, peserta diajak memahami bagaimana teknologi digital dapat dimanfaatkan sebagai sarana promosi, pemasaran, hingga pengembangan bisnis secara efektif dan efisien.

Memasuki hari kedua, kegiatan semakin menarik melalui pelatihan bertema edukasi pemanfaatan minyak jelantah untuk bisnis. Materi ini disampaikan oleh tim dari Universitas Ahmad Dahlan, yakni Reny Dei Astuti, S.T.P., M.T., Dr. Ani Purwani, S.T.P., M.T., dan Ir. Muh. Faisal, S.T., M.Eng., Ph.D.

Dalam sesi tersebut, siswa dikenalkan pada inovasi pengolahan limbah minyak jelantah menjadi produk bernilai ekonomi. Selain membuka peluang usaha, materi ini juga menanamkan kesadaran lingkungan kepada para peserta.

Melalui Kelas DBC ini, siswa Muhdasa diharapkan mampu mengembangkan ide-ide kreatif, memiliki jiwa kewirausahaan, serta memanfaatkan teknologi digital secara bijak dan produktif. Program ini menjadi langkah nyata sekolah dalam menyiapkan generasi yang siap menghadapi tantangan masa depan dengan keterampilan yang relevan dan berdaya saing.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow