Gerakan Tunas Hijau SD UMP Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Hari Pertama Sekolah

Gerakan Tunas Hijau SD UMP Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Hari Pertama Sekolah

Smallest Font
Largest Font

BANYUMAS — Awalussanah SD Universitas Muhammadiyah Purwokerto (SD UMP), Banyumas, Sabtu (27/6), berlangsung dengan suasana berbeda. Di tengah semangat menyambut tahun ajaran baru, para orang tua bersama putra-putrinya diajak memulai perjalanan pendidikan melalui sebuah aksi sederhana namun sarat makna, yakni menanam pohon sebagai simbol harapan dan kepedulian terhadap lingkungan.

Melalui program Gerakan Tunas Hijau, perwakilan peserta didik baru melakukan penanaman pohon secara simbolis di lingkungan sekolah sebelum menerima bibit tanaman untuk dibawa pulang. Kegiatan ini menjadi penanda bahwa proses pendidikan tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga dimulai dari kepedulian terhadap alam dan lingkungan sekitar.

Setiap keluarga peserta didik baru kemudian menerima satu bibit tanaman untuk dirawat di rumah. Bibit tersebut menjadi simbol bahwa setiap pertumbuhan membutuhkan waktu, perhatian, dan kasih sayang. Filosofi yang sama juga berlaku dalam proses mendidik anak, yang memerlukan pendampingan dari sekolah sekaligus dukungan penuh dari keluarga.

Melalui Gerakan Tunas Hijau, SD UMP mengajak orang tua terlibat aktif dalam pendidikan karakter anak melalui kebiasaan sederhana, yakni menanam dan merawat tanaman bersama di rumah. Dari aktivitas tersebut, anak-anak belajar tentang tanggung jawab saat menyiram tanaman setiap hari, serta memahami bahwa setiap usaha yang dirawat dengan tekun akan menghasilkan pertumbuhan yang baik.

Program yang didukung oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banyumas ini menjadi bagian dari komitmen SD UMP dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Nilai-nilai tersebut ditanamkan melalui pengalaman nyata yang dapat dilakukan bersama antara sekolah dan keluarga.

Lebih dari sekadar kegiatan seremonial, Gerakan Tunas Hijau menjadi jembatan kolaborasi antara sekolah dan orang tua dalam membangun karakter peserta didik. Penanaman pohon di lingkungan sekolah melambangkan komitmen bersama menjaga bumi, sementara bibit yang dibawa pulang menjadi pengingat bahwa pendidikan karakter terus berlanjut di lingkungan keluarga.

Bagi SD UMP, mendidik anak ibarat menanam pohon. Keduanya membutuhkan kesabaran, ketelatenan, dan kasih sayang agar dapat tumbuh dengan baik. Melalui kebersamaan antara sekolah dan keluarga, diharapkan lahir generasi yang tidak hanya cerdas dan berprestasi, tetapi juga berakhlak mulia, mencintai lingkungan, serta siap memberikan manfaat bagi masyarakat.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow