300-an Siswa Kelas XII SMK Muhammadiyah Pakem Dilepas: Ada yang Magang di Honda dan Studio Arsitektur

300-an Siswa Kelas XII SMK Muhammadiyah Pakem Dilepas: Ada yang Magang di Honda dan Studio Arsitektur

Smallest Font
Largest Font

SLEMAN – Para siswa kelas XII dari berbagai SMA/SMK/MA di seluruh penjuru Indonesia, termasuk di Daerah Istimewa Yogyakarta telah menyelesaikan jenjang pendidikannya dan secara resmi dilepas oleh sekolah kepada orang tua/wali siswa masing-masing. Tak terkecuali untuk SMK Muhammadiyah Pakem yang resmi melepas para siswa kelas XII pada Senin (5/5) di Prima SR Hotel & Convention, Jl. Magelang – Yogyakarta Km 11, Sleman.

Tercatat, sebanyak 323 siswa kelas XII SMK Muhammadiyah Pakem dinyatakan lulus dan resmi dilepas oleh sekolah kepada orang tua/wali masing-masing. Dengan rincian 36 siswa jurusan Desain Pemodelan dan Industri Bangunan (DPIB), 24 siswa jurusan Perbankan Syariah (PBS), 34 siswa jurusan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL), 132 siswa 4 kelas jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR), dan 97 siswa 3 kelas jurusan Teknik Sepeda Motor.

“Acara pelepasan bertepatan pengumuman kelulusan peserta didik XII, jadi sekolah menyerahkan kembali peserta didik kepada orang tua. Alhamdulillah semuanya lulus,” kata Indra Susila, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan.

Dari keseluruhan siswa yang lulus, 90% siswa langsung bekerja. Bahkan, ada beberapa siswa jurusan TSM yang magang di Bengkel AHASS (Honda) dan siswa jurusan DPIB magang di sebuah studio arsitektur. Namun, ada juga beberapa siswa yang lanjut ke bangku kuliah.

“Kami berharap anak-anak menjadikan momen pelepasan sebagai langkah awal meraih kesuksesan. Setelah selama 3 tahun belajar semoga dapat menyerap ilmu baik kompetensi dan ilmu agama sehingga dapat diimplementasikan di kehidupan sehari-hari,” harap Indra.

Sementara itu, Kepala SMK Muhammadiyah Pakem, Kasiyadi dalam sambutannya mengatakan bahwa sekolah membekali 3 hal kepada siswanya, yaitu ketakwaan, ⁠kemandirian,⁠ prestasi. Ketiga hal itu, kata Kasiyadi, diajarkan kepada anak-anak dari kelas X sampai dengan XII.

“Amanah kami, apa yg sudah diajarkan untuk dilakukan sebagai modal menjalani kehidupan,” ujar Kasiyadi.

Kepala sekolah menuturkan jika SMK Muhammadiyah Pakem punya program Pesantren Vokasi, sebagai bagian dari upaya sekolah meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Bentuk programnya adalah siswa mendapatkan kesempatan mondok minimal sebulan untuk belajar agama, ceramah, dan perilaku hidup mandiri.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    4
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow